Hacker Muda Mengguncang Amerika

Jonathan James, pria berkebangsaan America yang lahir pada 12 Desember 1983. Dia masih menjadi hacker nomor 1 di dunia saat ini dengan kasus nya. Pada umur 16 tahun dia menjadi orang pertama yang membobol DTRA (Defense Threat Reduction Agency Server) Amerika Serikat. DTRA merupakan departemen yang menangani semua ancaman negara USA, dalam hal ini seperti Kemenkumham nya Amerika Serikat. Ia berhasil mengorek username serta password karyawan DTRA dalam aksinya. Hal ini mengakibatkan lumpuh nya sistem pertahanan Amerika selama 3 hari.
Tidak hanya DTRA menjadi korban dari Jonathan James,NASA pun mengalami hal serupa. JJ berhasil meng-crack sistem komputer NASA pada tahun 1999. Ia berhasil mendownload software yang senilai 1,7 juta US Dollar. Software tersebut berfungsi untuk mengatur suhu dan kelembaban dari pesawat ulang alik NASA. Akibat nya NASA mematikan semua sistem komputer mereka dan mengeluarkan biaya sedikitnya 41.000 USD untuk biaya perbaikan sistem.
Enam bulan setelah James menjebol NASA, Jonathan berhasil diciduk di rumahnya oleh polisi setempat pada jam 6 pagi.
Berdasarkan aksinya tersebut, seandainya saja James yang memiliki nickname “c0mrade”, saat itu sudah termasuk kategori orang dewasa, maka kemungkinan dia akan dijatuhi hukuman penjara 10 tahun. Namun, James hanya diberi hukuman pelarangan penggunaan komputer dan dituntut enam bulan menjadi tahanan rumah dengan pengawasan ketat. Kenyataannya, James akhirnya di tahan dipenjara selama enam bulan karena tindak kejahatannya.
Diwawancarai di PBS , JJ mengaku bahwa "Saya Cuma iseng aja, Cuma main-main, kok. Bagi saya, hal yang paling menyenangkan adalah tantangan untuk bisa melihat sesuatu yang mampu saya tembus".
Jonathan James adalah orang Amerika Serikat termuda yang dijatuhi hukuman atas kejahatan dunia cyber.